Sobat Budaya Foundation | OPREC RELAWAN SOBAT BUDAYA
1237
post-template-default,single,single-post,postid-1237,single-format-standard,ajax_leftright,page_not_loaded,,large,shadow2,wpb-js-composer js-comp-ver-4.4.3,vc_responsive

Blog

 

OPREC RELAWAN SOBAT BUDAYA

11 Okt 2016, oleh sobatbudaya di Oprec Pengurus Sobat Budaya, Oprec Volunteer

10 % bahasa daerah di Indonesia telah PUNAH!

33 kasus KLAIM budaya Indonesia sudah terjadi sejak tahun 2008!

Ayo ikut serta melestarikan, menjaga dan mengembangkan budaya Indonesia!

Sobat Budaya adalah sebuah komunitas non-profit yang berupaya melestarikan budaya tradisional Indonesia melalui Gerakan Sejuta Data Budaya (GSDB). GSDB adalah suatu upaya gotong royong untuk membangun Perpustakaan Digital Budaya Indonesia (PDBI). Terdapat 15 Kategori budaya di PDBI yakni alat musik, cerita rakyat, makanan dan minuman, motif kain, musik dan lagu, naskah kuno dan prasasti, ornamen, pakaian tradisional, permainan tradisional, produk arsitektur, ritual, seni pertunjukan, senjata dan alat perang, tarian serta tata cara pengobatan dan pemeliharaan kesehatan.

Empat pilar dalam gerakan ini adalah 1) Tersedianya ensiklopedia budaya tradisi Indonesia; 2) Semakin banyaknya penelitian budaya yang dilakukan; 3) Sebagai perangkat perlindungan hukum atas kekayaan budaya tradisi nusantara yang kemudian akan didaftarkan ke World Intellectual Property Organization (WIPO); dan 4) Munculnya inovasi dan ekonomi kreatif yang berlandaskan pada budaya tradisi nusantara.

Untuk mencapai empat pilar tersebut, Sobat Budaya melakukan pendataan budaya dengan melaksanakan ekspedisi-ekspedisi budaya ke berbagai daerah. Selain melibatkan anggota Sobat Budaya, GSDB juga mengajak partisipasi masyarakat secara gotong royong untuk ikut serta mensubmit data budaya ke PDBI di laman www.budaya-indonesia.org.

Gerakan yang berawal dari Kota Bandung, diluncurkan pertama kali di Istana Negara pada tanggal 13 Desember 2011 kini telah berkembang dan merambah di beberapa daerah. Sekarang tercatat 43 Sobat Budaya di daerah-daerah yang dibentuk secara partisipatif oleh para pemuda di daerah tersebut. Guna memberikan payung hukum atas komunitas-komunitas tersebut, maka sejak 7 Juli 2014, telah berdiri Yayasan Sobat Budaya Indonesia.

Adapun visi dan misi yang hendak dicapai oleh Yayasan Sobat Budaya Indonesia yakni:

Visi:

Mendorong pelestarian dan pengembangan serta pendataan budaya Indonesia

Misi:

  1. Membangun dan mengembangkan Perpustakaan Digital Budaya Indonesia (PDBI).
  2. Memperkuat perlindungan hukum terhadap budaya Indonesia.
  3. Mendorong penelitian budaya Indonesia.
  4. Mempromosikan diversitas budaya Indonesia.
  5. Mendorong pendidikan budaya Indonesia.
  6. Mendorong partisipasi dan apresiasi masyarakat kepada budaya Indonesia.

Persyaratan:

  1. Bersedia menjadi relawan
  2. Mengikuti capability-skill training dan FGD (Focus Group Discussion) pada Sabtu-Minggu, 29-30 Oktober 2016. Materi capabiltiy-skill training meliputi content writing, event organizing, social media branding dan marketing strategy. 
  3. Bersedia menjalankan tanggung jawab dari job desk yang akan dipilih pada saat training.
  4. Berdomisili di wilayah Jabodetabek;
  5. Bersedia mengikuti AD-ART, SOP dan peraturan yang berlaku di Sobat Budaya
  6. Memiliki ketertarikan, minat, dan komitmen untuk berkontribusi melestarikan dan mengembangkan budaya tradisi Indonesia;
  7. Bertanggung jawab serta memiliki jiwa sosial yang tinggi;
  8. Memiliki mobilitas yang tinggi (aktif dalam komunikasi melalui sms, e-mail, telepon, socmed serta mobile messaging seperti WhatsApp, Line atau BBM).

Mekanisme Pendaftaran:

  1. Mengisi Formulir online di bit.ly/daftarSB, paling lambat hingga Minggu, 23 Oktober 2016, pukul 23.59 WIB.
  2. Pengumuman: Senin, 24 Oktober 2016
  3. Pelatihan dan FGD (Focus Group Discussion) diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 29-30 Oktober 2016.

Para calon pengurus akan dihubungi via email. Untuk informasi terupdate silakan follow twitter dan Instagram @sobatbudaya.

CP:

Sepriandi (0896-2000-8081 / line: b5ph)

Debi (0859-2133-1009 / line: debindadila9)

Silakan komentar